==============
Saat kita bertemu di suatu tempat
lidah ini terlipat
banyak kata tak sempat terucap
Engkau kilau mutiara
yang tersimpan di kedalaman samudera
dan menyangka dirimu debu belaka
Matamu sebening telaga
tak mungkin aku mengeruhkannya
terlintas pun tak ada
Hatimu rumah terindah
ruang penuh cinta
tapi rasa-rasanya,
tak pantas bagi diri ini tuk singgah
Di dalammu kutemu pelita
yang merangkum setuja warna
tuk menghapus gulita
Sepiku ditemani rindu
ramaiku hening mengingatmu
dzikirku melafalkan namamu
- Surabaya -
(4 se2org yg kutemui di suatu siang, sehari sblm ramadhan 1432 H)

