- Kumpulan Prangko Bersama Memperingati 50 Tahun Hubungan Indonesia-Jepang
Bisa didownload DI SINI
- LAGU
- Hasbunallah – KiaiKanjeng
Bisa didownload DI SINI
---------------------------------
salah + tidak dihukum = salah kuadrat
---------------------------------
salah + dihukum = benar
---------------------------------
Sebelum abad ke-20, pondok pesantren umumnya hanya mengajarkan kitab-kitab fiqih, tasawuf, dan nahwu. Hal ini barangkali ada kaitanynya dengan politik kolonial Belanda yang sengaja menekan pondok pesantren agar tidak mengajarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits secara langsung, sehingga umat Islam tidak mengerti ruh dan hakikat ajaran Islam yang universal dan meliputi segala aspek kehidupan. Pemerintah kolonial berupaya menanamkan paham kepada umat Islam bahwa agama Islam adalah agama ibadah 'an sich'.
Kalaupun ada pondok pesantren yang memberanikan diri untuk mengajarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits, hambatan dari pihak pemerintah kolonial pun sangat keras. Tidak semua kitab yang ditentukan oleh pimpinan pondok disetujui oleh pemerintah kolonial Belanda. Akibatnya, materi yang boleh diajarkan hanya kitab Tafsir al-Jalalain untuk Al-Qur’an serta Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim untuk Al-Hadits.
| wong ndablek on Kerinduanku yang Tak Menemukan… | |
| Ir Toh on Kerinduanku yang Tak Menemukan… | |
| Globalisasi Atau Gom… on Adakah Peduli Itu…. | |
| wong ndablek on Mengambil Pelajaran Hidup dari… | |
| wong ndablek on Mengambil Pelajaran Hidup dari… | |
| wong ndablek on Laa Yamassuhu illal Mutha… | |
| wong ndablek on Tuhan Mengabulkan Do’a… | |
| wong ndablek on Menjenguk Tuhan, Memberi Makan… | |
| wong ndablek on PROGRAM BEASISWA BIDIK MISI DI… | |
| Arif Permono on PROGRAM BEASISWA BIDIK MISI DI… |
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Feb | ||||||
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | |